Mitos: Proses menghidupkan lampu memerlukan energi lebih banyak daripada membiarkannya terus menyala
Kenyataan: Tidak ada kenaikan beban saat menghidupkan lampu. Mematikan lampu SELALU lebih hemat listrik, meskipun itu hanya sesaat.
Mitos: Proses menghidupkan komputer mengkonsumsi lebih banyak energi listrik dibandingkan dengan jika membiarkannya terus menyala
Kenyataan: Mematikan komputer selalu lebih menghemat listrik daripada membiarkannya terus menyala. Memang kita bisa memakai power saving feature pada komputer sehingga kalo kita meninggalkan komputer sejenak, proses power saving bisa dijalankan. Tapi tetap akan lebih menghemat listrik dengan mematikannya. Hibernate juga bisa menjadi alternatif penghematan listrik untuk komputer karena proses hibernate adalah menyimpan isi memori komputer ke dalam media penyimpanan harddisk, dan kemudian mematikannya yang jika kita menyalakan komputer kembali, maka memori yg disimpan ke harddisk akan dikembalikan ke lokasi semula.
Mitos: Peralatan 240V mengkonsumsi lebih banyak listrik daripada Peralatan dengan 120V
Kenyataan: PLN menagih listrik berdasarkan kWH (kiloWatt per Jam) pakai. Tidak berdasarkan volts yang digunakan. Rumusnya adalah Volt (V) x Ampere (A) = Watts (W). Sebuah alat yang memakai volts lebih besar 2 kalinya maka menggunakan ampere separohnya, jadi pemakaian Wattnya akan sama, dan begitu juga biayanya.
Diartikan dan ditulis kembali dengan bahasa sendiri dengan bersumber dari sini
Popularity: 93% [?]
April 27th, 2008 by cahyo
Virus komputer benar-benar bikin aku sibuk kemarin, inginnya sabtu ma minggu latihan2 bikin themes wordpress atau blogger :P. Ternyata ndak bisa, urusan virus ndak bisa cepat perbaikannya, apalagi clientnya 2 (PC sodara dan laptop Dell yang dipakai adikku) dan PC sendiri yang sempat berbuat sesuatu yang mencurigakan dengan blank sesaatnya beberapa hari yang lalu. Total 3 Komputer yg kudu diruwat…
PCku sendiri terkena Adware danTrojan yang ternyata masih ada dan avast (home edition) yang gagal memantaunya dalam kondisi biasa(On-Access scanner), Baru saat dijalankan dengan benar-benar memeriksa seluruh aplikasi dan memory, avast dapat menemukan trojan dan adware yang ngendon di PCku. Kemudian avast meminta untuk restart dan mulai scan virus dari startup windows, jadi (moga-moga) tidak ada virus/adware/trojan yang terlewatkan.
Berikutnya adalah PC saudara yang terkena gejala virus akut sampai akhirnya gagal dikembalikan ke normal, terpaksa install ulang windows. Sebenarnya sudah lama sepupuku itu mengeluh PCnya lambat dan kaya’nya ada virusnya. Aku mo perbaiki disana(kerumah sepupuku) toolsnya kurang dan troubleshooting gini membosankan :). Akhirnya sepupuku membawa PCnya kerumah dan aku bisa mencoba perbaiki, Tapi gagal
virusnya sudah akut sampai file pagefile.sys dah kena, boot.ini ditambahi parameter untuk mengganti kernelnya menjadi kernel1.exe. Tiap drive dah ngendon virusnya. Scan virusnya saja sampai 3 jam an menggunakan avast home edition. Dah bersih coba dikembalikan ke PCnya ternyata stop hang setelah logo windows. Grrr… tahu gini dari awal dah aku format ma install windows baru lagi. Yah mungkin aku yang salah tahap dalam proses perbaikannya, jadinya windows gagal dikembalikan ke normal. Btw virus yang menyerang PC sodaraku adalah win32:VB-EIK, mungkin ada yang tahu cara perbaikannya or link yang membahas perbaikan virus ini soalnya di vaksin.com gak ada.
Next case Laptop Dellku yang dipakai adikku, untuk yang ini tidak terlalu parah, maksudnya aku akhirnya bisa perbaiki. Pertamanya menggunakan avast saja sudah bisa dengan cara yang sama seperti aku memperbaiki PC di rumah. Tapi kok ada yang ganjil, sudah bersih dari virus tapi kok tidak bisa menampilkan extension dan tidak bisa menjalankan cmd dan regedit, juga mau uninstall beberapa aplikasi tidak bisa. Ada yang kelupaan kaya’nya… mengembalikan registry yang dirubah virus!!!. Dan vaksin. com benar2 membantu dengan repair.inf nya untuk virus amburadul yang menjangkiti laptop dellku. Thanks vaksin.com
Untuk berikutnya wanti-wantiku yang mungkin bisa diterapkan untuk amannya Komputer kita kira2 seperti berikut:
- Update selalu antivirus dengan yang terbaru.
- Matikan autorun untuk drive (termasuk flashdisk) — artikel menyusul???
- Kalau bisa jangan menyimpan dokumen di drive yang sama dengan sistem operasi kita. Ini memudahkan kalau seandainya virus merusak windows dan kita perlu install ulang windows, kita tidak perlu repot backup data di drive system(sistem operasi).
Masih banyak tips atau alternatif lainnya yang bisa mengamankan komputer kita, tapi itu mungkin untuk nanti
Popularity: 85% [?]
April 16th, 2008 by cahyo
Selama ini makan merupakan kegiatan rutin, tapi bagaimana sebenarnya cara makan yang bisa efektif manfaatnya bagi tubuh. Tujuan makan tidak hanya asal kenyang khan? Tubuh punya aturan-aturan yang kalau tidak dituruti bisa-bisa dianya protes. Selain itu cara makan yang efektif bisa memberikan hasil yang maksimal bagi tubuh.
Beberapa caranya adalah sebagai berikut:
- Dikunyah sampai lembut
Mengunyah makanan sampai lembut akan mengurangi kerja keras lambung dan usus dalam proses pencernaan. Tugas usus bisa terfokus untuk menyalurkan energi demi penyembuhan dan proses perbaikan organ. Enzim pencernaan yang ada di air liur juga bekerja sempurna, yang merupakan langkah awal proses pencernaan. Itulah sebabnya disarankan agar saat makan kita tidak mengobrol.
- Jangan banyak minum saat makan
Banyak minum atau kemasukan cairan lain, akan mencairkan asam lambung dan enzim pencernaan. Akibatnya enzim dan asam lambung ini tidak bekerja efektif “mencerna” makanan. Sebaiknya minum dua jam sebelum atau sesudah makan. Kurangi garam dan rasa pedas untuk membantu tidak minum sewaktu makan.
- Makan tidak sambil melakukan kegiatan fisik
Kira-kira satu setengah bagian dari suplai darah seluruh tubuh diperlukan organ pencernaan ketika mencerna makanan. Kegiatan fisik saat makan akan memindahkan suplai darah dari organ pencernaan, sehingga membuat proses pencernaan menjadi tidak efektif. Istirahat satu jam sebelum makan akan memperlancar suplai darah ke organ pencernaan dan membuat proses pencernaan berjalan efektif.
- Makan dengan hati yang senang
Neuropsikologis menemukan bahwa orang yang menghargai makanan dan saat-saat makan, akan lebih efektif dan efisien dalam menerna makanan. Dibandingkan dengan orang yang makan sambil menonton televisi atau mengobrol.
Dengan memperhatikan beberapa cara-cara makan diatas, diharapkan dapat meminimkan gangguan penernaan seperti perut tidak nyaman, kembung, sendawa, konstipasi (sulit buang air besar) dan diare.
Sumber: Intisari, mind body and soul
Popularity: 49% [?]